Senin, 02 Maret 2015 22.00

Data dan sinyal analog, digital serta Pengkodean data


Data analog
Merupakan data yang memiliki deretan nilai yang hampir sama sehingga tidak dapat dibedakan
Contoh : suara penyiar radio
Data digital
Merupakan data yang memiliki deretan nilai yang berbeda dan memiliki ciri-ciri  tersendiri
Contoh : data text yang disimpan di memori computer
Sinyal analog
Berupa  gelombang  kontinyu  yang mengalami perubahan sangat halus setiap perubahan waktu. Contoh  : gelombang bergerak dari A menuju B, maka mulai dari A berubah sedikit demi sedikit hingga B
 
Sinyal digital
Tidak kontinyu dan hanya mempunyai dua nilai tertentu yang biasa dikatakan dengan nilai 1 dan 0
Contoh : lampu yang diswitch nyala dan padam
Pengkodean data
Suatu teknik yang dilakukan untuk memberikan penegasan pada proses yang terlibat (data dan pensinyalan)  transmisi data. Dalam proses tesebut perlu diperhatikan pula fasilitas-fasilitas komunikasi dan media yang tersedia.
Istilah penting yang berkaitan dengan pengkodean data
Encoder : alat yang yang  digunakan  untuk  melakukan  penyandian sehingga sesuai dengan sinyal yang akan dilewatkan
Decoder : alat untuk mengubah kembali ke bentuk asli
Digitalisasi sinyal analog : konversi analog ke digital
Pemodulasian sinyal digital : konversi digital ke analog
Suatu saat bila kita ingin mengirimkan sinyal digital yang keluar dari komputer kemudian dilewatkan media yang mana media ini dirancang untuk sinyal analog. Contohnya bila kita lewatkan saluran telepon Maka sinyal digital dari komputer tersebut harus kita rubah menjadi sinyal analog
Pemodulasian sinyal analog : konversi analog ke analog
Sinyal analog ini bisa dikirimkan pada jarak yang jauh dengan menggunakan media analog. Misalnya suara manusia atau musik pada stasiun radio, yang aslinya sinyal analog yang ditransmisikan melalui  media  udara/ gelombang radio
Pengkodean data digital ke sinyal digital  : konversi digital ke digital
Contoh : Data yang disimpan dalam komputer adalah dalam bentuk bilangan 0 dan 1. Kemudian data ini dibawa dari  satu  tempat  ke  tempat  lain  didalam  maupun  diluar  komputer,  Data  ini lebih  dulu dikonversikan ke sinyal digital 
Jenis atau macam-macam Teknik pengkodean data
Ada 4 yaitu :
1.      Data digital , sinyal digital
Adalah merepresentasikan informasi digital kedalam bentuk sinyal digital. Contohnya jika kita mengirimkan data dari komputer ke printer. Maka kedua-duanya datanya yang asli maupun data yang ditransmisikan adalah digital.

Jenis Mekanisme pengkodeannya :
a.       Unipolar
Pengkodean unipolar hanya menggunakan satu polaritas untuk menyatakan dua posisi bilangan biner yaitu biasanya ada tegangan dinyatakan dengan logika 1 dan tidak ada tegangan dinyatakan dengan logika 0
b.      Polar
Polar (kutub) adalah pengkodean yang penggunaan dua level tegangan yaitu positif dan negatif.
c.       Bipolar
Pengkodean Bipolar menggunakan tiga level tegangan yaitu positip,negatip dan nol. bit logika 0 akan bernilai level tegangan nol. Dan bit logika 1 direpresentasikan terjadi pembalikan tegangan baik positip ke negatif maupun dari negatif ke positif
2.      Data analog, sinyal digital
Transformasi  data  analog  ke  sinyal  digital,  proses  ini  dikenal  sebagai digitalisasi
Teknik dasar pengkodean:
a. Pulse code modulation
b.Delta modulation
3.      Data digital, sinyal analog
Transmisi data digital dengan menggunakan sinyal analog.
Contoh public  telephone  network. Device  yang  dipakai  yaitu  modem  (modulator demodulator)  yang  mengubah  data  digital  ke  sinyal  analog  (modulator)  dan sebaliknya mengubah sinyal analog menjadi data digital (demodulator).
Jenis mekanisme pengkodean :
a.       Amplitude shift keying (ASK)
Modulasi  yang  menyatakan  sinyal  digital  1  sebagai  suatu  nilai tegangan  tertentu  (misalnya  1  Volt)  dan  sinyal  digital  0  sebagai  sinyal digital dengan tegangan 0 Volt. 
b.      Frequency shift keying (FSK)
Modulasi  yang  menyatakan  sinyal  digital  1  sebagai  suatu  nilai tegangan dengan  frekuensi tertentu, sementara sinyal digital 0 dinyatakan sebagai  suatu  nilai  tegangan  dengan  frekuensi  tertentu  yang  berbeda 
c.       Phase shift keying (PSK)
Modulasi  yang  menyatakan  sinyal  digital  1  sebagai  suatu  nilai tegangan  tertentu  dengan  beda  fasa  tertentu
Misalnya  tegangan  1 Volt  (beda  fasa  0  derajat),  dan  sinyal  digital  0  sebagai  suatu  nilai tegangan tertentu dengan beda fasa yang berbeda (beda fasa 180 derajat)
 
4.      Data analog, sinyal analog
Alasan  dasar  dari  proses  ini  adalah  diperlukannya  frekuensi  tinggi  untuk transmisi  yang  efektif.  Untuk  transmisi  unguided,  hal  tersebut  tidak  mungkin untuk  mentransmisi  sinyal-sinyal  baseband  dan  juga  antena-antena  yang diperlukan  akan  menjadi  beberapa  kilometer  diameternya,  modulasi  mendukung frequency-division multiplexing.
Tipe-tipe modulasi
a.       Amplitudo Modulation (AM)
Modulasi  ini  menggunakan  amplitudo  sinyal  analog  untuk membedakan kedua keadaan sinyal digital, dimana frekuensi dan phasenya tetap,  amplitudo  yang  berubah.  AM  adalah  modulasi  yang  paling  mudah, tetapi  mudah  juga  dipengaruhi  oleh  keadaan  media  transmisinya 
b.      Phase Modulation (PM)
Modulasi  ini  menggunakan  perbedaan  sudut  phase  sinyal  analog untuk  membedakan  kedua  keadaan  sinyal  digital,  dimana  frekuensi  danamplitudo  tetap,  phase  yang  berubah.
Cara  ini  paling  baik,  tapi  paling sukar,  biasanya  dipergunakan  untuk  pengiriman  data  dalam  jumlah  besar yang  banyak  dan  kecepatan  yang  tinggi.
 
c.       Frequency Modulation (FM)
Modulasi  ini  menggunakan  sinyal  analog  untuk  membedakan kedua  keadaan  sinyal  digital,  dimana  amplitudo  dan  phasenya  tetapi frekuensi yang berubah. Kecepatan transmisi mencapai 1200 bit per detik. 
 
Referensi:
Abdul Kadir dan Terra Ch. Triwahyuni. 2005. Pengenalan Teknologi Informasi. Yogyakarta: Penerbit Andi
Brian, Williams dan Sawyer, Stacey. 2003. Using Information Technology: A Practical Introduction to Computers & Communications. New York: McGraw-Hill/Irwin
D’SpecialOne. 2012. Jaringan Komputer. http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer (diakses 20 juni 2012 pukul 10.29 WIB)
-----------. 2012. Komputer. http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer (diakses 20 Juni 2012 pukul 10.28 WIB)
http://triasasnova.blogspot.com/2012/06/data-sinyal-analog-dan-digital-serta.html

Senin, 23 Februari 2015 20.32

Transmisi Data

Pengertian dan fungsi Kabel UTP

Untuk memahami fungsi kabel UTP maka lebih baik kita membahas dahulu tentang apa itu pengertian kabel UTP atau kepanjangannya Unshielded twisted-pair. Kabel UTP adalah jenis kabel yang terbuat dari bahan penghantar tembaga, memiliki isolasi dari plastik dan terbungkus oleh bahan isolasi yang mampu melindungi dari api dan kerusakan fisik.
Kabel UTP terdiri dari empat pasang inti kabel yang saling berbelit yang masing-masing pasang memiliki kode warna berbeda. 
Kabel UTP tidak memiliki pelindung dari interferensi elektromagnetik, namun jenis kabel ini banyak digunakan karena harga yang relatif murah dan fungsinya yang memang sudah sesuai dengan standar yang diharapkan.
Fungsi kabel UTP yaitu digunakan sebagai kabel jaringan LAN (Local Area Network) pada sistem jaringan komputer, dan biasanya kabel UTP mempunyai impedansi kurang lebih 100 ohm, serta dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan kemampuannya sebagai penghantar data.
Dalam pemakaian sehari-hari, kabel UTP sudah sangat baik digunakan sebagai kabel jaringan komputer misalnya dalam kegunaan ruang kantor atau dalam sistem jaringan suatu perusahaan. Mengenai beberapa kelemahan dan kekurangan kabel UTP yang tidak tahan terhadap medan elektromagnetik dan kerusakan benturan benda keras, masih bisa diatasi dengan memasang pelindung luar misalnya seperti pipa plastik. 
Pengertian dan fungsi kabel STP
Kabel STP
Shielded Twisted Pair adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel,Kabel STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi EMI.
Kurangan dan Kelebihan STP
Kelemahan kabel STP :
Kabel STP mempunyai beberapa kelemahan :
Attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi.
Pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi timbulny,
Harganya cukup mahal.
Kelebihan :
Pada kabel STP, didalamnya terdapat satu lapisan pelindung kabel internalsehingga melindungi data yang ditransmisikan dari interferensi/gangguan STP (Shielded Twisted Pair), selain dililitkan, juga punya proteksi terhadap induksi atau interferensi sinyal dari luar kabel berupa lapisan kertas alumunium foil, sebelum jaketpembungkus luar.
Fungsi Kabel STP
Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon,komputer televisi dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.
Pengertian dan fungsi kabel Coaxsial
 
Kabel Coaxsial
Kabel coaxial adalah jenis kabel yang memiliki dua buah penghantar konduktor berupa kabel solid terbuat dari tembaga sebagai inti, kemudian dilapisi sekat isolator dan dililit kembali oleh penghantar berupa kabel serabut yang terbuat dari tembaga atau alumunium sebagai penghantar bagian luar. Kabel coaxial atau kabel koaksial terbungkus oleh isolator elastis yang terbuat dari plastik tahan air.         

Fungsi kabel coaxial adalah untuk mentransmisikan frekuensi tinggi mulai dari 300 kHz keatas, dan penggunaan kabel ini mempunyai kanal frekuensi yang sangat besar.

Dalam penggunaan sehari-hari, kabel coaxial banyak dijumpai pada antena televisi, antena pemancar radio, dan juga kabel jaringan LAN. Penggunaan kabel koaksial dalam jaringan internet melengkapi instalasi 
kabel UTP yang juga berperan penting dalam jaringan LAN.
Sumber :http://www.sisilain.net



Jaringan Wireless (Nirkabel)



Jaringan Wireless (Nirkabel) atau dalam bahasa indonesia disebut nirkabel, adalah teknologi yang menghubungkan dua piranti untuk bertukar data tanpa media kabel. Data dipertukarkan melalui media gelombang cahaya tertentu (seperti teknologi infra merah pada remote TV) atau gelombang radio (seperti bluetooth pada komputer dan ponsel)dengan frekuensi tertentu.
Kelebihan Jaringan Wireless (Nirkabel)  adalah mengeliminasi penggunaan kabel, yang bisa cukup menganggu secara estetika, dan juga kerumitan instalasi untuk menghubungkan lebih dari 2 piranti bersamaan. Misalnya: untuk menghubungkan sebuah 1 komputer server dengan 100 komputer client, dibutuhkan minimal 100 buah kabel, dengan panjang bervariasi sesuai jarak komputer klien dari server.
Berikut Jenis – jenis Jaringan Wireless (Nirkabel)  :
WAP (Wireless Application Protocol)
Merupakan standar protokol untuk aplikasi Jaringan Wireless (Nirkabel)  (seperti yang digunakan handphone). WAP berbasis pada standar Internet, dan beberapa protokol yang sudah dioptimasi untuk lingkungan wireless, seperti kebutuhan kompresi data, long latency dan keterbatasan bandwith, serta keterbatasan perangkat wireless.
WBMP (Wireless Bitmap)
Format grafik yang terdapat dalam WAP. WBMP merupakan format yang mirip dengan format BMP. Gambar dengan standar format WBMP terbagi dalam dua bagian, yaitu :q Bagian header, tempat untuk informasi karakteristik dari gambar, seperti tinggi, lebar dan type gambar. q Bagian isi yang disebut Type dependent, merupakan bagian dari informasi gambar.
Wireless LAN (Wireless Local Area Network)
Teknologi komunikasi data dengan tidak menggunakan kabel untuk menghubungkan antara klien dan server. Secara umum teknologi Wireless LAN hampir sama dengan teknologi jaringan komputer yang menggunakan kabel (Wire LAN atau Local Area Network). Teknologi Wireless LAN ada yang menggunakan frekuensi radio untuk mengirim dan menerima data yang tentunya mengurangi kebutuhan atau ketergantungan hubungan melalui kabel. Akibatnya pengguna mempunyai mobilitas atau fleksibilitas yang tinggi dan tidak tergantung pada suatu tempat atau lokasi. Teknologi Wireless LAN juga memungkinkan untuk membentuk jaringan komputer yang mungkin tidak dapat dijangkau oleh jaringan komputer yang menggunakan kabel.

Senin, 22 Desember 2014 18.44

Makalah Arsitektur Komputer (Power Supply)

Assalamualaikum Wr.Wb

Dalam kesempatan ini saya mau share makalah arsitektur komputer tentang power supply..semoga bermanfaat :)
Silahkan filenya didownload DISINI

Wasslamualaikum Wr.Wb
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget